Cara Terbaik Menikmati Dubai

Cara terbaik menikmati Dubai kali ini diberitahukan kepada pembaca untuk mempermudah menemukan destinasi tersembunyi, yakni Anda harus merasakan budayanya dan mengetahui ke mana harus pergi dan apa yang harus dilihat dan dilakukan. Simak artikel ini selengkapnya untuk mendapatkan rekomendasi wisata lokal terbaik Dubai.

Namun, terlebih dahulu diberitahukan bahwa Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) minggu ini mengumumkan rencana mereka tentang regulasi baru bagi penumpang yang melakukan transit di bandara-bandara di UEA untuk dapat merasakan pengalaman kota-kota UEA di bawah regulasi visa baru. Regulasi ini ditujukan untuk memperbaiki prosedur visa transit dan memungkinkan wisatawan yang sedang transit untuk dapat berwisata di negara ini. Penumpang yang melakukan transit di bandara manapun di UEA akan bisa mendapatkan visa masuk. Anda perlu memastikan pengalaman terbaik di Dubai yang dapat Anda nikmati pada saat transit, simak cara terbaik menikmati Dubai kali ini!

Kegiatan di Dubai

Garis pantai Dubai sangatlah indah, dan mereka semua berbeda, tidak ada satupun yang mirip. Setiap pantai sangatlah dinamis dengan keunikannya masing-masing. Black Palace Beach sempurna bagi mereka yang mencari suasana pantai yang tenang, dan pantai ini belum terlalu banyak dikenal orang. Pantai ini adalah pantai umum yang terbuka di sepanjang Al Sufouh Street, berada di antara Dubai Marina dan Burj Al Arab. Terlepas dari lokasinya yang strategis, pantai ini juga merupakan salah satu pantai yang masih tersembunyi. Berdekatan dengan istana musim panas kerajaan di kota Al Sufouh, pantai ini menjanjikan perairan biru kristal yang sempurna, bersama dengan pemandangan matahari terbenam yang amat menakjubkan berlatar Palm Jumeirah.

Ada banyak hal yang dapat dilakukan di Old Dubai – mulai dari mengungkap potongan sejarah dan warisan lokal, atau sekadar menikmati kelezatan santapan tradisional. Souk Arab tradisional Dubai masih merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari dan kegiatan perdagangan, yang akan memberikan pengalaman tersendiri bagi Anda. Terdapat Gold Souq, yang menjajakan berbagai pernak-pernik dengan harga yang dapat Anda tawar; Textile Souq, yang penuh warna dengan gulungan kain, sutra halus, katun dan kain sari yang memesona; dan Spice Souq, yang memanjakan indera dengan beragam warna dan aroma dari rempah-rempah paling bernilai di dunia. Anda juga harus mencoba menaiki perahu tradisional Abra di atas Bur Dubai yang menghubungkan Spice Sour dan Textile Souq dengan tiket seharga AED 1 (IDR 3.700).

 

Bersantap di Dubai

Weekend brunch di akhir pekan telah menjadi budaya bagi penduduk Dubai, dan menjadi destinasi gastronomi. Dengan hari kerja di Dubai yang dimulai pada hari Minggu hingga Kamis, weekend brunch menjadi sangat populer di hari Jumat untuk merayakan datangnya akhir pekan. Brunch tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran – baik untuk berpesta, untuk acara yang lebih santai dan akrab, ataupun untuk acara keluarga dengan kegiatan untuk anak-anak agar tetap terhibur dan membebaskan para orang tua dari stres. Meskipun Jumat secara tradisional adalah waktu untuk menikmati brunch di Dubai, momen ini terkadang juga berlangsung pada hari Sabtu, dan tradisi ini sekarang menjadi bagian tetap dari kehidupan ekspatriat dengan adanya beragam aplikasi yang membantu brunchers agar mendapatkan pengalaman yang berkesan. Untuk mendapatkan inspirasi dan harga terbaik, silakan mengakses situs Mr and Mrs Brunch yang telah meraih penghargaan.

Untuk menyantap hidangan pencuci mulut tradisional, pergilah ke Al Reef Bakery, destinasi favorit di daerah Satwa Dubai yang menyajikan manisan buatan rumahan, termasuk baklavaknafemaamoul, dan kaak.

Meskipun gahwa (kopi Arab) telah lama memainkan peran penting di Emirati, teh masala India, yang dikenal sebagai karak chai, juga telah menjadi bagian penting dari budaya Dubai. Secara tradisional direbus dengan api kecil dan dibuat dengan kombinasi teh hitam, susu, gula dan rempah-rempah India – biasanya menggunakan cardamon, cengkeh, jahe dan kayu manis untuk cita rasa yang lebih kaya – karak adalah suguhan utama dalam berbagai acara dan pertemuan keluarga atau teman, sarapan atau afternoon tea, dan bahkan menjadi ramuan sempurna untuk memulai dan mengakhiri hari. Tempat terbaik untuk mencicipi minuman racikan karak ini adalah di Kite Beach, tepatnya di FiLLi Tea & Café, salah satu waralaba pertama yang memelopori konsep café karak chai rumahan.

 

Eksplorasi Dubai

Kota ini pertama kali mulai tumbuh di sekitar Dubai Creek – pusat industri ekspor-impor – dan di sini tempat dimana Anda masih bisa menemukan asal mula Dubai dan dapat menikmati tentang seluk beluknya. Pengunjung diajak untuk berlika-liku melewati menara angin dan gypsum serta bangunan yang terbuat dari karang di Al Fahidi Historical Neighbourhood, semuanya direstorasi sesuai dengan kemegahan aslinya menggunakan bahan dan metode bangunan tradisional yang otentik. Pecinta fotografi bisa mendapatkan konten Instagram yang sempurna di hampir setiap sudut distrik lama ini, dengan desain Arab. Sejumlah galeri seni dapat ditemukan di area tersebut, menampilkan kaligrafi hingga seni modern. Kunjungi XVA, galeri seni unik yang juga merupakan hotel butik dan kafe. Pengalaman budaya tak akan lengkap tanpa perjalanan ke Sheikh Mohammed Centre for Cultural Understanding (SMCCU), terletak di pusat Al Fahidi, di mana para tamu diundang untuk dapat menanyakan pertanyaan apa pun yang mungkin mereka miliki tentang Arab, Emirat dan budaya Islam – tidak peduli seberapa ‘sensitif’ pertanyaannya, sebelum menikmati jamuan khas Emirati.

Untuk pengetahuan otentik tentang budaya lokal, serta untuk menghargai kecintaan abadi antara Emirati dan unta mereka, pergilah ke salah satu dari beberapa balapan unta yang berlangsung sepanjang musim dingin setiap tahunnya. Anda akan melihat hewan-hewan kesayangan ini berpacu di sepanjang jalur berpasir dalam olahraga yang berasal dari Timur Tengah dan masih membanggakan bagi para penduduk setempat. Musim balapan berlangsung antara bulan Oktober dan April, dengan kompetisi yang biasanya berlangsung lebih awal pada hari Jumat atau Sabtu pagi. Ada beberapa lintasan pacu di emirat, tetapi yang terbesar di Dubai adalah Al Marmoum Camel Racetrack, rumah dari Dubai Camel Racing Club. Tempat ini terletak setengah jam perjalanan dari kota dan dilengkapi dengan hadiah mencapai puluhan ribu dirham, yang menarik pemilik unta dari seluruh UEA – bahkan beberapa dari negara-negara tetangga.

Lebih banyak tradisi lokal dapat ditemukan di Hatta Heritage Village, yang membawa pengunjung kembali pada masa desa-desa jaman dahulu di Dubai – dan bahkan belum lama ini. The Village dibuka setelah restorasi pada tahun 2001 di jantung wilayah pegunungan Hatta, sekitar 100 km dari pusat kota. Tempat tersebut memberikan wawasan mendalam tentang kehidupan pedesaan tradisional di pegunungan sekitarnya, dengan model otentik, dokumen, patung, ilustrasi, dan konten grafis atau audio yang tersebar di 17 rumah, dua istana, dan sebuah benteng.

Untuk mendapatkan kesempatan menemukan oasis padang pasir di Dubai yang luas, Anda dapat mengunjungi Al Qudra Lakes untuk melarikan diri dari hiruk-pikuk kota. Di sini, Anda dapat menghabiskan pagi atau sore yang tenang di alam, menjelajahi serangkaian danau yang tersebar di 10 hektar lanskap Gurun Saih Al Salam Dubai. Pengunjung juga dapat berpiknik setelah bersepeda santai di Cycling Track, dan perjalanan ini juga menawarkan kesempatan untuk melihat beberapa satwa liar setempat, mulai dari rubah gurun dan oryx, hingga 170 jenis burung termasuk flamingo, angsa dan sejumlah burung-burung yang bermigrasi. Bagi Anda yang ingin bersantai hingga sore hari, dapat menikmati pula keindahan pemandangan matahari terbenam di gurun Dubai yang indah.

Demikian cara terbaik menikmati Dubai yang bisa disampaikan, semoga bermanfaat untuk pembaca Travelahoi dimanapun berada.

Gambar Gravatar
Travelahoi Menyajikan Informasi Tentang Seputar Traveling Indonesia Dan Mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *