Jelajahi Cerita Masa Lalu di Semenanjung Kunisaki Jepang dengan Walk Japan

Walk Japan berspesialisasi dalam tur otentik dan menyenangkan di Jepang. Tur keliling kelompok kecil, berpemandu dan berpemandu jalan-jalan melintasi daerah-daerah yang kurang dikenal di negara ini, dan merayakan budaya, sejarah yang kaya, dan keahlian memasak dari salah satu negeri paling menarik di dunia.

Semenanjung Kunisaki terletak di ujung barat Laut Pedalaman Jepang di pulau Kyushu. Semenanjung itu adalah daerah yang relatif belum ditemukan yang indah, dengan sedikit orang Jepang dan bahkan lebih sedikit orang asing yang menyadari keberadaannya. Jepang modern telah meninggalkan surga kehidupan pedesaan yang tenang ini sebagian besar tidak tersentuh. Namun, selama berabad-abad, tempat itu merupakan pusat penting Shugendo yang merupakan penggabungan antara agama Shinto dan Budhisme animistik yang asli, yang dibawa dari Cina dan Korea. Lembaga-lembaga keagamaan Kunisaki yang dulunya kuat sudah lama hilang, namun, wilayah ini dipenuhi dengan kuil-kuil yang menyenangkan dan tempat-tempat suci di pinggir jalan, mengingatkan akan masa lalunya yang sangat religius.

Semenanjung Kunisaki menampilkan tiga tur Walk Japan; Kunisaki dan Yufuin Walk, Kunisaki Retreat, dan Kunisaki Trek. Masing-masing tur ini mencakup pengalaman yang memperkaya dengan Proyek Komunitas Walk Jepang, inisiatif keberlanjutan jangka panjang perusahaan.

 

Kunisaki dan Yufuin Walk

(5 Hari, 4 Malam, Tingkat Kegiatan 2)

 

Dimulai di Stasiun Hakata Fukuoka dan berakhir di Yufuin, rute ini terutama di jalur hutan dan menyediakan pengenalan ke Semenanjung Kunisaki, salah satu daerah paling indah di Jepang yang belum dikenal, dan Yufuin, salah satu resor pemandian air panas air panas yang elegan di Jepang.

 

Kunisaki Yufin Walk

Tur mengikuti jejak para biarawan, yang telah berjalan melalui pegunungan semenanjung selama lebih dari 1.200 tahun. Jalur kuno menyediakan jalan kaki yang sangat baik melalui dusun yang mengantuk, hutan hijau, di sepanjang punggung bukit yang terjal dan menara di atas berbagai lembah di sekitarnya. Dalam perjalanan, para pelancong melewati patung-patung Buddha batu, besar dan kecil, dan juga gua-gua tempat para bhikkhu menemukan tempat berteduh dan bermeditasi. Tur mengunjungi Usa Jingu, salah satu kuil terbesar di Jepang; berjalan melewati Tashibu, desa yang indah dalam lingkungan pedesaan bergulir; melakukan pendakian singkat namun curam ke dua ukiran Buddha kuno di muka tebing yang menjulang; dan juga naik ke Itsutsuji-Fudo, tempat suci batin dan salah satu dari beberapa bangunan untuk tetap menjadi kuil yang dulu penting dan kuat.

Selama pendakian, pemandangan yang indah membuka pegunungan dan lembah di sekitarnya dan dalam cuaca yang cerah, menyeberang ke Laut Pedalaman Seto, rute di mana Buddhisme pertama kali tiba di Kunisaki dari Cina, dan pulau utama Jepang, Honshu.

Pelanggan tinggal di semenanjung selama tiga malam di dua penginapan berbeda yang menyenangkan, keduanya dengan pemandian air panas onsen panas. Satu bersebelahan dengan Fuki-ji, salah satu kuil paling indah di Jepang. Seperti halnya semua tur Walk Japan, di Kunisaki & Yufuin Walk Anda akan terbenam dalam budaya Jepang di masa lalu dan sekarang, menikmati masakan Jepang yang terbaik, menikmati air panas dan hanya menatap pemandangan yang indah.

2019 dates: November 20-24, December 4-8.
2020 dates: March 30-April 3, 14-18, May 5-9, 28-June 1, 11-15, more online.
Prices from JPY234,000 (~AUD$3,251).

 

Kunisaki Retreat

(7 Hari, 6 Malam, Tingkat Kegiatan 1)

 

Tur pikiran dan tubuh di Kunisaki yang tenang, Retret Kunisaki berpusat di Semenanjung Kunisaki dengan penekanan pada kesejahteraan spiritual. Tur ini sangat cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati Jepang dengan santai sambil berinteraksi dengan orang-orang yang ramah dan bersahabat di negara ini.

Kunisaki Retreat

Pelanggan dipandu melalui yoga, meditasi, dan berjalan-jalan santai melalui pemandangan pedesaan setiap hari untuk liburan yang santai dan menyenangkan secara spiritual. Pada sebagian besar pagi hari, meditasi dipimpin oleh kepala biara muda Fuki-ji, dan seorang instruktur lokal memimpin sesi yoga setiap hari dalam bentuk-bentuk pekerjaan tubuh lainnya. Dengan penekanan pada produk dan masakan lokal, baik sarapan, makan siang atau makan malam, makan di sini adalah pengalaman tersendiri.

Pertanian lokal dalam skala kecil dan mencakup berbagai tanaman termasuk beras, soba, kedelai, gandum, dan berbagai macam sayuran dan buah. Ini, bersama dengan ikan yang ditangkap lokal, adalah dasar dari masakan bergizi dan lezat yang dinikmati setiap hari. Kunisaki Retreat juga menampilkan berbagai kegiatan seperti membuat mie soba soba, merangkai bunga ikebana, upacara teh chado, dan drum taiko Jepang

2019 dates: September 22-28, November 18-24.
2020 dates: April 19-25, June 1-7, September 20-26, November 26-December 2.
Prices from JPY358,000 (~AUD$4,973).

 

Kunisaki Trek

(10 Hari, 9 Malam, Tingkat Kegiatan 4)

Kunisaki Trek

Walk Japan’s Kunisaki Trek mengikuti jejak para biarawan yang telah berjalan melalui pegunungan semenanjung selama lebih dari seribu tahun. Mine-iri, praktik melintasi jalur gunung suci dalam doa, telah menjadi bagian dari kehidupan religius Kunisaki sejak abad ke-9. Meskipun sekarang langka, tambang-iri masih berlanjut hingga hari ini di Kuniskai, salah satu dari hanya beberapa tempat di Jepang yang masih ada.

Didesain untuk para trekker berpengalaman, rute sepanjang jalur kuno yang dilapisi dengan patung-patung Buddha batu melewati dusun-dusun yang mengantuk, hutan-hutan hijau, di sepanjang tebing terjal dan melewati tebing-tebing yang menjulang ke gua-gua di mana para bhikkhu pernah berlindung. Tur berakhir di Yufuin, sebuah kota pasar kecil di tempat berlindung Gunung Yufu-dake yang mengesankan, gunung berapi yang tidak aktif. Banyak sumber air panas onsen ditemukan di sini dan kota ini memiliki beberapa penginapan ryokan terbaik, yang ditawarkan Jepang.

Seperti halnya semua tur Walk Japan, pelanggan tenggelam dalam budaya Jepang, menikmati masakan Jepang, menikmati mata air panas dan menikmati pemandangan yang menakjubkan.

2019 dates: October 23-November 1, 13-22.
2020 dates: April 29-May 8, 8-17, June 3-12, September 30-October 9, more online.
Prices from JPY448,000 (~AUD$6,224).

Demikian informasi mengenai Walk Japan, semoga bermanfaat ya.

5 Surga Wisata Tersembunyi di Indonesia

Antusiasme masyarakat dalam berwisata di dalam negeri sangat tinggi berdasarkan peningkatan jumlah transaksi tiket pesawat di Tokopedia secara signifikan selama satu tahun ke belakang. Hal tersebut dikatakan Business Development Lead (Travel) Tokopedia, Veronica.

Ada pun destinasi favorit pengguna Tokopedia termasuk Jakarta, Surabaya dan Medan.

Veronica melanjutkan, “Sebagai perusahaan teknologi Indonesia, Tokopedia ingin mempermudah masyarakat dalam mewujudkan impian mereka untuk mengeksplorasi berbagai keindahan wisata di Indonesia, sekaligus berkontribusi dalam memberdayakan perekonomian daerah melalui pariwisata.”

Dengan belasan ribu pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, tentunya terdapat berbagai destinasi pariwisata yang masih belum terjamah dan dikenal oleh banyak orang. Berikut adalah berbagai surga wisata tersembunyi di Indonesia yang patut dijelajahi:

Dataran Tinggi Dieng

Dataran Tinggi Dieng atau Dieng Plateau merupakan salah satu destinasi wisata di provinsi Jawa Tengah. Terletak di jantung pulau Jawa, Dataran Tinggi Dieng memiliki pemandangan sawah, kawah gunung berapi dan bukit. Dieng merupakan pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin merasakan lingkungan alam yang belum terjamah polusi perkotaan.

Dinobatkan sebagai Most Popular Highland pada ajang Anugerah Pariwisata Indonesia 2016, program Pesona Indonesia Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif merupakan bukti nyata akan tingginya minat wisatawan akan destinasi ini. Hal lain yang dapat dilakukan di Dataran Tinggi Dieng adalah datang ke Dieng Culture Festival, karnaval seni dan budaya ruwat rambut gimbal terbesar di dataran tinggi Dieng yang selalu diadakan pada bulan Agustus setiap tahunnya.

Untuk mencapai Dieng, wisatawan dapat memilih bandar udara Yogyakarta ataupun Solo. Setelah itu, para wisatawan bisa melanjutkan perjalanan melalui rute darat menuju Kecamatan Wonosobo dan lanjut ke daerah Dieng.

 

Bukit Lawang

Bukit Lawang adalah nama tempat wisata di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara yang terletak sekitar 80 km dari kota Medan. Bukit Lawang termasuk dalam lingkup Taman Nasional Gunung Leuser yang merupakan daerah konservasi terhadap mawas orang utan.

Tempat ini merupakan salah satu pilihan tepat bagi wisatawan penggemar lokasi alam yang sejuk dan asri, dimana daerah ini dikelilingi oleh hutan, sungai dan juga pegunungan bukit barisan yang membentang sepanjang Pulau Sumatra. Bukit Lawang merupakan tempat konservasi orang utan yang dilindungi, yaitu jenis Orangutan Sumatera, yang merupakan salah satu dari dua jenis orang utan yang hanya bisa ditemui di Sumatera Utara.

Untuk menuju ke Bukit Lawang, terdapat berbagai macam transportasi umum yang setiap harinya melayani rute menuju kawasan wisata tersebut. Terutama dari Kota Medan. Ketika tiba di Bandara Kualanamu, pengunjung bisa menaiki bus yang berada di terminal terpadu Pinang Baris, Medan.

 

Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran adalah salah satu Taman Nasional di Indonesia yang terletak di antara wilayah Wongsorejo, Banyuwangi dan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur, Indonesia. Nama dari Taman Nasional ini diambil dari nama gunung yang berada di daerah ini, yaitu Gunung Baluran.

Taman Nasional Baluran memiliki luas 25 ribu hektar dan menawarkan pemandangan khas Afrika dan jarang ditemui di tempat lain. Saat datang ke Taman Nasional Baluran, wisatawan disuguhkan pemandangan padang savana dengan banyak satwa liar seperti rusa, kerbau, banteng, monyet ekor panjang dan burung merak. Pemandangan savana ini membuat Taman Nasional Baluran sering disebut ‘Africa van Java’.

Wisatawan dapat mencapai Taman Nasional Baluran dengan menggunakan pesawat, sesampainya di Bandara Juanda, pengunjung bisa menggunakan bus jurusan Juanda-Bungurasih, kemudian dilanjutkan dengan menaiki Bus Banyuwangi via Situbondo dan turun di pintu masuk Taman Nasional Baluran.

 

Tana Toraja

Dataran Tinggi Tana Toraja menawarkan perpaduan yang menarik antara wisata budaya dan wisata alam. Tana Toraja memiliki keindahan alam yang luar biasa mulai dari deretan pegunungan dan hijau perbukitannya. Kegiatan yang ditawarkan beragam, mulai dari hiking hingga arung jeram di Sungai Sa’dan dan meminum kopi lezat khas Tana Toraja. Selain kaya akan alamnya, tempat wisata di Indonesia ini juga kaya akan budaya leluhur yang masih dijaga sampai saat ini. Di sini, ada banyak tradisi kuno yang masih dipertahankan, salah satunya adalah Rambu Solo.

Upacara Rambu Solo diyakini masyarakat Toraja sebagai bentuk penghormatan bagi arwah orang yang telah meninggal. Oleh sebab itu, mereka beranggapan, seseorang belum meninggal jika belum melaksanakan upacara Rambu Solo. Sementara upacara ini memerlukan biaya yang gak sedikit dan waktu persiapan yang cukup panjang. Dalam upacara pemakaman ini memerlukan adanya hewan kurban seperti kerbau atau babi sebagai hewan suci yang dapat menghantarkan arwah ke surga. Jumlah kerbau yang dikurbankan tergantung pada strata sosial keluarga yang ditinggalkan. Semakin tinggi strata sosialnya, semakin banyak jumlah kurbannya.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Tana Toraja, terdapat beberapa pilihan transportasi untuk menuju kesana. Jika dari ibu kota Jakarta, terdapat maskapai penerbangan seperti Citilink yang menyediakan rute Jakarta (CGK) – Makassar (UPG). Setiap harinya terdapat lebih dari 20 penerbangan menuju Makassar dari Jakarta yang disediakan oleh lima maskapai yang berbeda.

 

Mandalika, Nusa Tenggara Barat

Mandalika merupakan kawasan wisata di Kabupaten Lombok Tengah yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo berdasarkan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2014 sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata. Kawasan ini diharapkan menjadi tempat wisata yang akan menarik perhatian pelancong karena akan dilengkapi dengan hotel dan fasilitas rekreasi.
Selain fasilitas rekreasi yang menarik, Mandalika juga terkenal dengan upacara Bau Nyale. Secara etimologis, Bau Nyale terdiri dari 2 suku kata, yakni “Bau” dalam bahasa Indonesia yang artinya menangkap; dan “Nyale” adalah cacing lalu yang tergolong jenis filumannelida. Bau Nyale merupakan sebuah acara perburuan cacing laut. Acara ini diselenggarakan sekitar bulan Februari dan Maret.

Kawasan ini mudah diakses karena hanya berjarak 30 menit dari Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid. Kawasan ini terbentang dari Pantai Kuta, Pantai Seger, hingga Pantai Tanjung Aan dan menghadap Samudera Hindia ini, diharapkan dapat mengakselerasi sektor pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat yang sangat potensial.

Destinasi wisata Indonesia sangatlah beragam mulai dari sisi perkotaan, gunung, hingga lautan. Para calon wisatawan tidak perlu khawatir. Kini terdapat kemudahan dalam membeli tiket transportasi seperti pesawat dan kereta api di Tokopedia, dimana pengguna dapat membeli tiket secara cepat dan mudah dengan berbagai metode pembayaran melalui situs maupun aplikasi Tokopedia.

Launching Calendar of Event Danau Toba 2019 ‘Celebrating Nature in Art’

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah, Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Arie Prasetyo meluncurkan Calender of Event Danau Toba 2019 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Senin malam (25/2/2019). Peluncuran Calender of Event Danau Toba 2019 mengangkat tema ‘Celebrating Nature in Art’ dengan menampilkan 17 events, 2 events di antaranya masuk dalam 100 Events Wonderful Indonesia_, kali ini sebagai upaya menggencarkan promosi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Danau Toba yang tahun lalu dikunjungi 231.465 wisatawan mancanegara (wisman).

“Ini menjadi komitmen di awal tahun BPODT untuk mensukseskan program kerja pemerintah pusat khususnya bidang pariwisata di salah satu destinasi prioritas Danau Toba. Dengan adanya Calender of Event yang sudah disusun untuk satu tahun ini, diharapkan bisa menjadi semangat bagi Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten untuk bersinergi memberikan kontribusi terhadap pariwisata Danau Toba menjadi Destinasi Pariwisata Kelas Dunia ujar Dirut BPODT Arie Prasetyo.

Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah menjelaskan, tujuan acara launching Calender of Event (CoE) Danau Toba 2019 untuk meningkatkan awareness wisatawan nasional, regional dan internasional terhadap destinasi Danau Toba sekaligus sebagai upaya mempersiapkan Danau Toba, yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai satu dari 10 destinasi pariwisata prioritas, dalam menyambut kedatangan 1.000.000 wisman sebagai target tahun ini. “Sebanyak 17 _event_ dalan CoE ada yang berskala nasional dan internasional di antaranya 3 event sebagai Top-3 event : Karnaval Si Gale-Gale, Toba Caldera World Music Festival, dan Festival Danau Toba,” kata Musa Rajekshah.

Menpar Arief Yahya memberikan apresiasi Danau Toba yang meluncurkan 17 _event_ pariwisata berskala nasional dan internasional. “Danau Toba yang dikembangkan sebagai ‘Bali Baru’ merupakan destinasi pariwisata berkelas dunia dan perlu dipromosikan ke seluruh dunia. “_Event_ atau atraksi menjadi unsur penting dalam pariwisata yang dikenal dengan 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas) dan unsur 3A di Danau Toba berkembang pesat , di antaranya aksesibiltitas penerbangan internasional melalui Bandara Silangit Siborong-borong yang tiap tahun mendatangkan sekitar 200 ribu wisman sera pengembangan infrastruktur jalur _outer ringroad_ dari Kualanamu menuju Toba,” kata Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, penyelenggaraan Toba Caldera World Music Festival 2019 yang akan berlangsung di Bukit Tarabunga, Balige, Kabupaten Toba Samosir pada 14-16 Juni 2019 sebagai salah satu upaya mempromosikan Danau Toba ke seluruh dunia sekaligus menyambut akan ditetapkannya Danau Toba sebagai anggota dari Global Geoparks Network (GGN) UNESCO pada tahun mendatang. “Dengan menjadikan Danau Toba masuk dalam GGN akan memperkuat daya saing pariwisata di tingkat dunia,” kata Arief Yahya seraya mengatakan, _geopark_ menjadi daya tarik pariwisata unggulan Indonesia yang bisa memberikan kontribusi signifikan terhadap kunjungan wisman yang tahun ini ditargetkan mencapai 20 juta wisman.

_Launching_ Calender of Event Danau Toba 2019 juga dihadiri Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Multikultural sekaligus penanggung jawab 100 CoE Wonderful Indonesia Esthy Reko Astuti, pejabat tinggi di lingkungan Kemenpar serta sejumlah bupati di kawasan sekitar Danau Toba. Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan penyanyi Petra Sihombing, grup musik Gondang dan penari tor-tor, serta sajian kopi khas Sumut oleh barista Rama Michael.

Event pariwisata Danau Toba 2019 yang masuk dalam Top 3 event diharapkan dapat mendatangkan lebih banyak kunjungan wisatawan. Ketiga event unggulan tersebut yakni; Karnaval Si Gale-Gale akan berlangsung di Kabupaten Samosir pada 8 Juni 2019; Toba Caldera World Music Festival 2019 di Bukit Tarabunga, Balige, Kabupaten Toba Samosir pada 14-16 Juni 2019; dan Festival Danau Toba di Kawasan Danau Toba pada 9-12 Desember 2019. Kunjungan wisatawan ke Danau Toba tahun 2016 sebanyak 10.305.972 wisnus dan 233.643 wisman, sedangkan tahun 2017 sebanyak 10.579.452 wisnus 270.792 wisman. Tahun 2018 sebanyak 231.465 wisman, sedangkan pada tahun 2019 ini ditargetkan akan ada 1.000.000 wisman yang berkunjung ke kawasan Danau Toba.

5 Benda Yang Wajib Dibawa Saat Liburan Ke Negara Musim Dingin

Liburan ke negara yang sedang memasuki musim dingin populer dilakukan saat akhir tahun bagi mereka yang ingin merasakan suasana berbeda, khususnya jika ingin melihat dan merasakan salju.

Namun, berwisata ke negara yang sedang musim dingin mengharuskan seseorang untuk pintar-pintar berkemas barang dan pakaian yang akan dibutuhkan supaya tetap hangat meskipun harus menghadapi suhu yang rendah, bahkan minus.

Karena Indonesia adalah negara tropis, barang dan pakaian yang dibawa bukanlah yang umumnya digunakan di sini. Agar kamu membawa semua yang penting, Timberland – sebuah merek sepatu dan pakaian yang berasal dari New England, sebuah daerah di Amerika Serikat yang terkenal akan musim dinginnya – ingin berbagi tips bagaimana mengemas isi koper yang cocok untuk berpetualang ke negara yang sedang musim dingin.

1. Windbreaker sebagai alternatif jaket tebal

Windbreaker

Saat musim dingin, angin yang bertiup kencang dan hujanlah yang akan membuat kamu menggigil, bukannya suhu rendah. Windbreaker adalah jaket yang terbuat dari bahan tipis namun bisa menahan angin dan hujan. Bahan yang tipis adalah nilai plus windbreaker dibandingkan jaket tebal karena windbreaker tidak akan memakan tempat yang banyak di koper. Selain itu, hoodie-nya akan sangat berguna untuk melindungi muka dari angin atau hujan. Agar lebih hangat, kamu bisa melapisi pakaian dengan kaus thermal dan juga sweater dari bahan wol.

2. Kaus thermal

Kaus thermal dibuat dari bahan yang akan menjaga kehangatan tubuh. Pastikan kamu memilih kaus thermal dari bahan ringan dan stretch supaya keringat bisa terserap dan kering dengan cepat, karena walau suhu di luar dingin, memakai banyak lapisan pakaian akan tetap membuat tubuh berkeringat. Dengan memakai kaus thermal, kamu pun tidak perlu menggunakan banyak lapisan baju yang tebal dan cukup menambah sweater wol, selain jaket windbreaker.

3. Sepatu bot kulit tahan air

Berjalan di salju atau suhu rendah lama-lama akan mengakibatkan kakimu dingin dan lembab apabila kamu menggunakan sepatu terbuat dari bahan yang menyerap air, seperti canvas. Agar jari-jari kaki tidak kedinginan, sebaiknya kamu memakai sepatu bot terbuat dari bahan kulit tahan air. Sepatu bot yang tertutup rapat memastikan bahwa kakimu tetap kering walau berjalan dalam salju atau hujan, sedangkan bahan kulit tahan air akan memudahkan kamu saat mengeringkan lapisan luar sepatu bot. Karena es bisa melapisi jalanan, sol karet anti-slip yang menjadi alas sepatu bot akan menjaga kamu supaya tidak tergelincir dan terjatuh saat berjalan.

4. Topi beanie

Kepala kamu pasti akan merasakan dingin jika kamu berjalan-jalan saat suhu rendah atau ketika salju mulai turun. Agar kamu tidak terkena migren atau flu karena kepalamu terkena basah dan dingin, sebaiknya kamu membawa topi beanie, atau yang lebih dikenal sebagai topi kupluk, untuk menjaga kepalamu tetap hangat.

5. Backpack dari bahan tahan air

Backpack memberi cukup tempat untuk menyimpan segala barang bawaaan kamu, termasuk dompet dan smartphone, namun tetap ringkas untuk dibawa dengan mudah. Sama seperti jaket dan sepatu bot, backpack yang kamu bawa sebaiknya dibuat dari bahan yang tahan air agar barang-barang tetap aman walaupun hujan es ataupun terkena salju yang turun.

Jadi, siapkah kamu untuk mulai packing buat liburan musim dingin? Tips terakhir adalah menggunakan vacuum bag untuk membungkus semua barang bawaan. Vacuum bag akan menyedot udara diantara barang-barang yang kamu bawa sehingga memastikan bahwa semua barang kamu terbungkus rapi di dalam koper.

Klook Berbagi Pilihan Unggulan Untuk Liburan Akhir Tahun Memesona di Asia

Berbagai pilihan menarik dari Winter Wonderlands dan Kerajinan Tangan hingga pertunjukan sulap dan menonton paus (Whale Watching)

Musim perayaan Akhir Tahun mulai merambah di daerah Timur, dimulai dari pemasangan instalasi dekorasi lampu bertemakan Disney di Orchard Road Singapura dan tampilan memesona dari gedung-gedung tinggi di Victoria Harbour, Hong Kong. Klook, platform pemesanan aktivitas perjalanan terdepan di dunia, memeriahkan perayaan akhir tahun dengan menawarkan jasa pemesanan yang menyeluruh, dimulai dari transportasi, jalur cepat hingga rekomendasi makanan yang wajib dicoba, semuanya tersedia melalui aplikasi tanpa uang tunai. Klook mengumpulkan sejumlah ide perayaan unik yang digaransi akan memacu kemeriahan perayaan Akhir Tahun dan membawa wisatawan menjelajah daerah yang jarang dijelajahi wisatawan lainnya. Dimulai dari Winter wonderlands dan kegiatan kerajinan tangan hingga pertunjukkan sulap yang memukau dan menonton paus ( Whale Watching), Klook, platform yang telah memenangkan berbagai penghargaan, berbagi 5 cara untuk menikmati liburan akhir tahun yang akan memukau Anda:

1. Liburan Akhir Tahun bersalju di Korea

Onemount Snow Park
Onemount Snow Park

Bagi yang ingin menikmati liburan akhir tahun bersalju, dapat mengunjungi Onemount Snow Park di Gyeonggi-do. Onemount Snowpark adalah taman musim dingin indoor pertama dan terbesar di Korea Selatan. Wisatawan akan terpesona dengan taman yang diselimuti salju di mana mereka dapat menikmati berbagai aktivitas musim dingin seperti kereta luncur anjing, ice-skating dan ice-bowling. Selain dari Onemount Snow Park, Klook juga merekomendasi Seoul Land, taman bermain pertama di Korea. Pesta Natal tahunan Seoul Land yang dimulai dari November hingga akhir Desember, menawarkan berbagai kegiatan menarik seperti kereta luncur, permainan perburuan harta karun, menulis surat ke Santa Klaus dan pertunjukkan sulap oleh pesulap terkenal, Kim Young-jin. Seoul Land terletak di tengah pegunungan Gheonggyesan yang indah, para penggemar adrenalin akan menyukai taman bermain ini, di mana ada lebih dari 40 roller coaster, bagi wisatawan yang lebih menyukai aktivitas yang santai dapat mencoba kegiatan tradisional – ice fishing.

2. Hindari antrian panjang di Hong Kong Disneyland

Hong Kong Disneyland
Hong Kong Disneyland

Kegiatan selanjutnya di daftar Klook adalah kemeriahan di Hong Kong Disneyland; taman bermain ini dihiasi berbagai ornamen Natal yang indah, Hong Kong Disneyland siap menyambut para wisatawan mulai dari pertengahan November untuk selebrasi liburan akhir tahun yang spektakuler. Pengguna Klook dapat menghindari antrian panjang dengan QR Code Entry dan langsung memasuki taman untuk pengalaman Christmastime Ball yang spektakuler, yang diisi dengan berbagai kegiatan seperti Caroling atau upacara penyalaan lampu pohon natal yang diiringi oleh magical twilight snowfall.

3. Pertunjukan Sulap di Makau

Pertunjukan sulap, The Infinity Louis Yan Magic World Tour, akan membawa Anda ke dunia magis. Pertunjukan ini akan menjadi pengalaman unik dan menarik untuk merayakan liburan akhir tahun. Pertunjukan sulap yang pertama kali diadakan di Makau oleh Louis Yan, pesulap terkenal di dunia, menyuguhkan aksi sulap yang menggemparkan, aksi menghilang dan stunt yang akan membuat jantung berpacu.

4. Kegiatan kerajinan tangan

Crafune Leathercraft Workshop in Haji Lane
Crafune Leathercraft Workshop in Haji Lane

Salah satu cara unik untuk menghabiskan liburan Anda adalah dengan membuat hadiah untuk orang kesayangan Anda. Pengguna Klook dapat menjelajahi sisi artistik mereka melalui beragam kegiatan kerajinan tangan yang terdaftar di Klook, misalnya Crafune Leathercraft Workshop di Haji Lane di Singapura atau Kelas Melukis Teko di Wan Chai, Hong Kong; sebuah coin pouch berbentuk Rice Dumpling ataupun satu set teko keramik yang dilukis dengan tangan dapat menjadi hadiah yang mengesankan bagi orang kesayangan. Art Jam Session di Arteastiq di Singapura adalah kegiatan yang menarik bagi wisatawan, sesi yang berlangsung selama 3 jam ini akan memberikan waktu bagi pengunjung untuk mengekspresikan kreativitas serta menghabiskan waktu dengan orang kesayangan.

5. Menikmati alam liar di liburan akhir tahun

Whale Watching (Winter Only)
Whale Watching (Winter Only)

Klook menawarkan berbagai pilihan untuk menikmati alam liar pada akhir tahun ini. Setelah setahun penuh berada di tengah kesibukan kota, liburan akhir tahun adalah waktu yang tepat untuk menjauhi hiruk pikuk perkotaan. Pecinta alam dapat mengunjungi Penangkaran Gajah di Chiang Mai Mountain Sanctuary untuk mempelajari wisata Gajah yang ramah lingkungan, jelajahi keindahan bawah laut di Bali dengan Lembongan Reef Cruise, nikmati keindahan alam Situs Warisan Dunia UNESCO pertama di Malaysia, Kinabalu Park & Poring Hot Spring atau ikut serta dalam perjalanan untuk mengagumi Ikan Paus Bungkuk ( Humpback Whales) di Okinawa.

Kunjungi https://www.klook.com/id/ untuk pilihan aktivitas terlengkap, setiap aktivitas dilengkapi dengan fitur pemesanan yang mudah dan aman serta harga terbaik bergaransi.

Pertunjukan “Gurda-Gurdi” dan Launching Barusjahe Arts Festival

Kemarin (24/11/2018) di Desa Barusjahe, tepatnya di rumah Sibayak dipadati oleh pengunjung dan masyarakat desa untuk menyaksikan pertunjukan “Gurda-Gurdi”, yang diselenggarakan oleh Desa Barusjahe bersama Karang Taruna yang bekerja sama dengan Rumah Karya Indonesia (RKI), dan berkolaborasi dengan beberapa seniman seperti Anton Sitepu, M.Sn, Dr. Pulumun Ginting, M.Sn., Fuad Erdansyah, M.Sn., Winarto Kartupat, dan juga seniman-seniman muda lainnya.. Pertunjukan ini dilakukan oleh anak-anak disekitaran desa Barusjahe, sebagai penari dan juga pemain musik.

Pertunjukan “Gurda-Gurdi” adalah sebuah pertunjukan yang diambil dari sebuah tradisi lisan. “Gurda-Gurdi” ini merupakan sebuah pertunjukan yang diangkat dari cerita rakyat Gundala-Gundala. Perik si Gurda-Gurdi merupakan perik yang sangat dekat dengan putri yang diyakini merupakan jelmaan dari seorang pertapa handal.

Setelah karnaval mengelilingi kampung desa Barusjahe selesai, para pemain “Gurda-Gurdi” mempersiapkan diri mereka untuk penampilan mereka malamnya. Pertunjukan “Gurda-Gurdi” sangat dinantikan oleh masyarakat setempat dan masyarakat luar desa. Dan suasana sangat meriah ketika anak-anak tampil dengan kostum perik, dan gerak tubuh yang lincah dalam menampilkan “Gurda-Gurdi”. Selama pertunjukan “Gurda-Gurdi”, ada juga disuguhi dengan penampilan Antha Prima Ginting, Sesly br Sitepu, dan Kasro Sembiring. Tidak hanya itu, pemutaran film berbasis budaya juga akan ditayangkan, yang didukung oleh UPT Taman Budaya Sumatera Utara, Dinas Pariwisata Sumatera Utara.

Setelah pertunjukan, juga ada sambutan dari Bupati Karo yaitu Terkelin Sembiring, S.H. yang sekaligus memberikan sertifikat kepada anak-anak pemain “Gurda-Gurdi”. Bupati Karo juga menambahkan dalam pidatonya, bahwa beliau mendukung kegiatan positif ini, dan mengajak masyarakat untuk tetap menjaga budaya yang ada di desa Barusjahe seperti seni ukir, peninggalan-peninggalan budaya seperti rumah sibayak.

Dengan berakhirnya acara pertunjukan ini, maka sekaligus juga launching acara Barusjahe Arts Festival yang bisa dinantikan tahun depan di desa Barusjahe, kecamatan Barusjahe, kabupaten Karo.

Puncak Dolok Tolong, Wisata Eksotis Menatap Toba Dari Langit

Kamu yang doyan hiking atau berpetualang ke tempat-tempat natural, Dolok Tolong di Dairi, wajib masuk daftar kunjungan. Karena dari tempat ini, pemandangan mahadahsyat menanti. Danau Toba dan kawasan sekitarnya membentang indah. Pulau Samosir yang legendaris itu pun terlihat begitu memikat. Nyaris tak ada keindahan alam lainnya yang mampu menyamai.

 

Wisata Tobasa

Sebagai bagian dari wisata Tobasa (Toba dan Samosir) Sumatera Utara, panorama alam di Dolok Tolong memang luar biasa. Terletak di ketinggian sekitar 1.200 meter dpl, Dolok Tolong merupakan bukit tertinggi dari barisan perbukitan yang mengitari Danau Toba dengan Pulau Samosir di tengahnya.

Saat berada di puncak Dolong Tolong, hanya keindahan yang kamu lihat. Sepanjang mata memandang, warna hijau asri mendominasi. Perbukitan di sekitar Danau Toba tampak begitu anggun. Menghiasi keindahan Toba dengan Samosir di tengahnya. Sejenak pejamkan mata, lalu rasakan hembusan angin segar membelai kulitmu. Lalu, buka mata perlahan-lahan. Yakin pada saat itu, kamu seakan melihat Toba dari langit. Sungguh, inilah keindahan yang memukau mata dan jiwa.

Nah,bagi kamu yang hendak mencapai puncak Dolok Tolong, disarankan dengan berjalan kaki (cross country). Meski juga bisa ditempuh menggunakan kendaraan (sepeda motor atau mobil), tapi dijamin nuansa petualangan lebih seru dirasakan ketika setapak demi setapak dilalui dengan berjalan kaki. Apalagi jarak ke puncak dari Kota Balige, kota yang terletak di kaki Bukit Dolok Tolong di Dairi tidak begitu jauh, hanya sekitar 6-7 kilometer.

Saran lainnya, berangkatlah ketika pagi menjelang. Jangan terlalu pagi, atau terlalu siang. Jika terlalu pagi, perjalanan mungkin agak berbahaya dan kurang menyenangkan. Agak berbahaya karena meski jalan menuju puncak sudah diaspal, tapi kondisinya kurang terawat. Ditambah lagi di sepanjang jalan tidak ada lampu penerangan. Gelap gulita dan menyeramkan karena di sisi kiri dan kanan jalan masih rimbun pepohonan.

Ada pun kurang menyenangkan jika berangkat terlalu pagi, karena udara dingin menusuk tulang. Bagi kamu yang terbiasa dengan udara hangat di Kota Medan, tentu udara seperti ini menjadi ‘siksaan’ tersendiri. Namun, jika kamu tetap ngotot berangkat sebelum pagi agar bisa melihat sunrise di puncak Dolok Tolong, maka persiapkan diri dengan baik. Gunakan jaket atau pakaian hangat, dan jangan lupa membawa alat penerangan (senter atau sejenisnya).

Berangkat terlalu siang pun (di atas jam 9 atau jam 10 pagi) juga kurang disarankan. Bukannya kegelapan atau udara dingin yang menjadi tantangan, tapi masalahnya justru ketika kamu sudah ada di puncaknya. Udara terik membuat pemandangan di puncak Dolok Tolong kurang jelas terlihat. Sering muncul kabut tipis yang menutupi pesona Danau Toba dan Pulau Samosir. Tentu kamu tak ingin mengalaminya kan?

 

Sumur Sisingamangaraja

Adanya panorama alam yang memanjakan mata, membuat tempat ini jadi favorit bagi para traveler untuk camping. Apalagi di sini ada mata air yang memancarkan air jenih nan segar. Masyarakat setempat menyebutnya sebagai Sumur Raja Sisingamangaraja XII. Dinamakan seperti pahlawan nasional dan salah seorang raja Toba terkenal itu karena ada riwayat yang menceritakannya.

Konon, Sisingamangaraja XII pernah berada di puncak Dolok Tolong untuk suatu keperluan. Karena udara yang terik menyengat dan sang raja kehausan, beliau pun menancapkan tombaknya di tanah. Ketika dicabut, menyemburlah air jernih untuk diminum. Adanya sumber air di tempat tinggi seperti puncak Dolok Tolong tentu bukan hal yang lazim. Terlebih lagi kisah yang melatarbelakanginya, membuat tempat ini disakralkan oleh masyarakat setempat.

Tertarik ingin menapaki puncak Dolok Tolong di Dairi? Ayo, jangan ragu. Segera kemaskan peralatan karena ada banyak petualangan menantimu di sana.

Foto : mekar-sinurat.blogspot.com

Membedah Pesona Desa Sianjur Mula-Mula Di Samosir

Samosir, pulau dengan seribu pesona ini ternyata menyimpan cerita menarik untuk dikisahkan. Salah satunya adalah keberadaan Desa Sianjur Mula-Mula di Samosir. Desa kecil ini dipercaya sebagai awal mula keberadaan Suku Batak. Tak hanya kaya dengan budaya, Desa Sianjur Mula-Mula juga menyimpan keindahan alam yang elok dipandang mata. Yuk, kita bedah satu per satu pesona desa ini.

 

Suku Batak Bermula di Sini

Diapit oleh perbukitan dan hamparan rerumputan hijau, Sianjur Mula-Mula adalah perkampungan pertama Suku Batak. Berawal dari Siraja Batak yang mendiami perkampungan ini, garis keturunan Suku Batak pun mulai beranak pinak hingga ke masa sekarang.

Siraja Batak punya dua anak lelaki bernama Doli dan Raja Isumbaon. Dari kedua putra ini, lahirlah beberapa marga yang sudah dikenal seperti Harahap, Pasaribu, Lubis, Batabara, dan lain-lain. Bagi penduduk di desa ini, silsilah atau garis keturunan tersebut masih dipegang erat. Jangan heran kalau kamu yang berasal dari Batak, dan punya marga yang masih bertautan dengan keturunan raja, kedatanganmu ‘ pasti disambut hangat. Layaknya saudara jauh yang baru pulang ke kampung halaman.

Ada pun bagi pengunjung yang tak ada kaitannya dengan Suku Batak, mengunjungi Desa Sianjur Mula-Mula di Samosir tetap menarik. Kita bisa melihat dan merasakan langsung originalitas berbagai bangunan dan adat istiadat Suku Batak. Saat kaki menjejaki tempat ini, seakan kita tertarik jauh ke masa lalu, saat awal mula peradaban Suku Batak mulai dibangun. Tentu ini akan jadi pengalaman yang menarik!

Tak hanya menghabiskan waktu berkeliling di desa mungil ini, kamu juga bisa mengunjungi situs Sopo Guru Tatea Bulan atau monumen Raja. Raja Batak diyakini turun dari langit ke situs ini sebagai utusan dari Mulajadi Nabolon, sebutan Tuhan bagi masyarakat Batak.

Situs ini termasuk tempat yang disakralkan, sehingga setiap pengunjung yang hendak masuk diwajibkan melepas sepatu atau sandalnya. Di dalam situs juga disediakan pemandu yang membantu kita jika ingin mengetahui segala hal terkait situs dan sejarah Desa Sianjur Mula-Mula di Samosir.

 

Aek Pitu Dai

Artinya air tujuh rasa, merupakan sumber mata air yang unik. Mengapa? Karena air yang mengalir dari mata air tersebut memiliki tujuh rasa berbeda. Diyakini Aek Pitu Dai ini dulunya adalah tempat pemandian Raja Batak dan keturunannya, sehingga jika memasukinya harus menjaga adab sopan santun.

Tidak hanya diperbolehkan meminum air dan membawanya pulang, bagi kamu yang ingin mandi di tempat ini juga dipersilakan. Apalagi bagi sebagian orang, mandi di Aek Pitu Dai dapat memberikan keberuntungan dalam hidup. Terhindar dari segala mara bahaya atau terjaga keselamatannya.

 

Batu Hobon

Tempat keramat lainnya di sekitar Desa Sianjur Mula-Mula adalah Batu Hobon. Tempat ini juga sering dikunjungi karena dipercaya sebagai simbol kesatuan masyarakat Batak. Ada pondok yang dibangun untuk menaungi Batu Hobon. Di dalam pondok juga di simpan berbagai barang warisan leluhur Suku Batak, seperti kitab-kitab klasik, peralatan musik, dan harta pusaka lainnya.

Ada cerita menarik terkait Batu Hobon ini. Cerita dituturkan dari satu generasi ke generasi berikutnya, tentang bongkahan emas yang diyakini ada di bawah Batu Hobon. Bongkahan emas tersebut sampai kini tidak ada yang berani mengambil atau sekadar mengusiknya. Diyakini ada kutukan yang membawa kematian bagi siapa saja yang coba-coba melanggarnya.

Pesona Desa Sianjur Mula-Mula di Samosir ini memang tak ada habisnya. Tak ada salahnya bagi kamu yang berkunjung ke Pulau Samosir, meluangkan waktu ke tempat ini. Dijamin bakal mengasikkan.

Danau Sidihoni Di Samosir, Antara Kemolekan Dan Misteri

Pernahkah kamu mendengar nama Danau Sidihoni? Mungkin banyak yang menjawab tidak. Tapi bagaimana kalau pertanyaannya diganti, pernahkah mendengar nama Danau Toba? Tentu, nyaris 100 persen akan menjawab ya. Lalu, apa kaitannya Danau Sidihoni dengan Danau Toba? Kaitannya, Sidihoni ada di Pulau Samosir yang dikelilingi oleh Danau Toba. Jadi, pantas jika banyak yang menyebut Danau Sidihoni di Samosir sebagai danau di atas danau.

Kemolekan Danau Sidihoni

Tidak hanya Danau Toba yang terkenal kemolekannya, Sidihoni pun tak kalah molek. Meski ukurannya tidak begitu luas, hanya sekitar 5 hektare, tapi kamu dijamin tidak menyesal mengunjungi tempat ini. Apalagi jaraknya dari Pangururan, ibu kota Kabupaten Samosir tidak terlalu jauh, sekitar 20-30 menit perjalanan via kendaraan bermotor.

Nuansa asri Danau Sidihoni di Samosir begitu terasa. Sejauh mata memandang, hanya warna hijau yang mendominasi. Ya, di sekitar Danau Sidihoni masih banyak tanah lapang berumput hijau dan rimbunan pepohonan. Sejuk di mata dan sejuk pula dirasa, karena udara di sekitar danau sangat nyaman di kulit. Apalagi adanya hembusan angin yang membawa aroma segar khas danau, pasti melenakan siapa pun.

Mendirikan tenda atau camp di sekitar danau sangat disarankan. Menanti saat matahari terbit dan tenggelam, atau menginap sembari menatap langit malam yang dipenuhi gemintang, akan menjadi pengalaman yang sukar dilupakan.

Terlebih lagi kawasan sekitar danau belum banyak pemukiman penduduk. Saat siang atau pun malam hari, hanya keheningan yang terasa. Sesekali terdengar lenguhan hewan gembalaan penduduk sekitar, atau tawa riang bocah-bocah yang bermain di sekitar danau saat sore menjelang. Ini artinya, kamu yang mencari kawasan wisata yang sangat-sangat alami dan jauh dari keramaian, Danau Sidihoni di Samosir adalah pilihan tepat.

Danau ini memang menawarkan pemandangan dan pengalaman yang sangat natural. Layaknya perawan desa yang belum tersentuh oleh hingar bingar perkotaan. Polos dan lugu, tapi menarik setiap hati yang memandangnya.

 

Misteri Danau Sidihoni

Melancong ke Sidihoni, kamu tak hanya disuguhkan keasrian pemandangan danau tersebut. Ada hal-hal lainnya yang dapat memancing rasa ingin tahumu. Danau ini dikenal punya beberapa misteri yang menarik. Salah satunya, menurut penuturan dari para pemuka setempat, Sidihoni tergolong danau yang jarang mengalami kekeringan meski sedang memasuki musim kemarau yang panjang.

Tercatat, sejak pertama kali danau ini diketahui keberadaannya sekitar tahun 1800-an, hanya tiga kali Danau Sidihoni kekeringan. Yang pertama ketika Jepang mulai menjajah Indonesia, lalu kedua saat pemberontakan Kolonel Simbolon, dan yang terakhir ketika gempa plus tsunami mahadahsyat melanda Aceh pada tahun 2004.

Nah, dari sinilah cerita misteri itu mulai berakar kuat di benak orang-orang yang mempercayainya. Kekeringan Danau Sidihoni diyakini sebagai pertanda datangnya malapetaka yang besar bagi negeri ini, bukan kejadian alam semata.

Misteri lainnya, diyakini ada sungai yang mengalir di dasar Danau Sidihoni. Aliran sungai ini terhubung hingga ke Danau Toba. Meski belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan hal tersebut, tapi penduduk setempat percaya karena keberadaan Batu Bernafas. Salah satu fenomena alam yang unik di Pulau Samosir ini diyakini jadi bukti keberadaan sungai di dasar danau. Membentang dari Sidihoni ke Danau Toba.

Begitulah rupa dan rasa Danau Sidihoni di Samosir, jaminan mutu bagi kamu yang doyan traveling atau backpackeran. Menjejaki kaki di tempat ini bakalan membuatmu  semakin cinta terhadap bumi Nusantara yang indah dan molek ini.